(ABNA24.com) "Sekarang perselisihan antara Riyadh dan Abu Dhabi terkait agresi di Yaman semakin melebar," kata Ali Asghar Khaji kepada kantor berita IRIB, Minggu (10/11/2019).
Dia menjelaskan Saudi dan UEA juga berada dalam posisi yang sangat goyah di medan perang Yaman.
"Rakyat Yaman dengan tangan kosong, kondisi lapar, dan blokade, mampu melakukan perlawanan dan sekarang menguasai medan tempur," ujar Khaji.
Di bagian lain, pejabat Iran ini menuturkan bahwa Arab Saudi telah melanggar kesepakatan Stockholm dan tidak melaksanakannya.
Padahal, lanjutnya, PBB, masyarakat internasional, dan berbagai negara menyambut inisiatif Ansarullah Yaman dalam kesepakatan itu, tetapi pihak Saudi malah menciptakan hambatan.
Berbicara tentang prakarsa damai Tehran untuk krisis Yaman, Khaji menerangkan bahwa prakarsa kami mencakup gencatan senjata, penghapusan blokade, penyaluran bantuan kemanusiaan, pelaksanaan dialog intra-Yaman, dan pembentukan pemerintahan persatuan.
..........
340